Livestock Free Ads
website banner 2

Trouw Nutrition Akan Menggelar Global Mycotoxin Review  

Amersfoort, Belanda (TROBOSLIVESTOCK.COM). Trouw Nutrition dilaporkan akan mempresentasikan Global Mycotoxin Review tahunannya pada Kamis (5/2) pada pukul 09.00 CET (bahasa Inggris) dan 16.00 CET (bahasa Spanyol). Sesi berbahasa Inggris akan dipandu oleh Global Category Director, Dr. Swamy Haladi, untuk Mould C Mycotoxin Management, dengan pembicara tamu Avinash Bhat yang akan mengulas data serta menyampaikan prediksi awal tahun. Sementara sesi berbahasa Spanyol akan dibawakan oleh Dr. Daniel Miranda, didampingi pembicara tamu Eugenio Alcalde yang akan memaparkan analisis data dan proyeksi awal.

DON & ZEA Mendominasi Kontaminasi Sepanjang 2025

Pada 2025, Trouw Nutrition menganalisis lebih dari 115.000 sampel dari 46 negara, mencakup berbagai jenis biji-bijian, sumber protein, produk sampingan, silase, TMR, konsentrat, dan pakan lengkap. Hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah sampel yang terkontaminasi mikotoksin menurun dibandingkan 2024, dengan penurunan paling signifikan terjadi pada fumonisin dan toksin T-2.

Sementara itu, tingkat kontaminasi DON (deoksinivalenol) dan ZEA (zearalenon) relatif serupa dengan tahun sebelumnya dan lebih tinggi dibandingkan fumonisin. Temuan ini mengindikasikan bahwa kondisi pertumbuhan kapang dan produksi mikotoksin pada 2025 lebih kondusif di wilayah beriklim sedang. Adapun rata-rata konsentrasi mikotoksin pada sampel 2024 dan 2025 tercatat relatif sama.

Kemampuan Analitik yang Diperluas Ungkap Ancaman Enniatin

Platform analitik Trouw Nutrition yang telah diperluas kini memungkinkan skrining hingga 30 jenis mikotoksin menggunakan teknologi LC-MS/MS, sehingga meningkatkan kemampuan deteksi mikotoksin baru maupun risiko yang sebelumnya kurang terlaporkan pada pakan dan bahan baku.

Temuan terbaru menunjukkan meningkatnya kejadian enniatin, mikotoksin Fusarium yang bersifat emerging, khususnya pada biji-bijian di Eropa. Berdasarkan hasil analisis sebelumnya, Trouw Nutrition juga melakukan studi in vivo di Eropa untuk mengevaluasi dampak paparan enniatin pada anak babi dalam kondisi produksi nyata.

“Kapabilitas analitik yang canggih mengidentifikasi enniatin sebagai tantangan yang relevan dan tersebar luas pada sampel Eropa, serta menunjukkan bahwa inovasi ke depan perlu menargetkan pengelolaan enniatin bersamaan dengan enam mikotoksin utama,” ujar Dr. Miranda.

WhatsApp Image 2026 01 29 at 14.40.58
By Istimewa

Strategi Mitigasi & Manajemen Risiko

Global Mycotoxin Review 2025 juga akan membagikan praktik terbaik untuk membantu peternakan dan pabrik pakan meningkatkan keamanan pakan dan jaminan mutu di seluruh operasional mereka. Peserta akan memperoleh panduan strategi mitigasi mikotoksin pada titik-titik kendali kritis dalam rantai feed-to-food.

Menyoroti temuan utama analisis 2025, Dr. Haladi menyatakan bahwa integrasi kapabilitas analitik cepat dan luas dengan temuan riset terbaru akan mendukung pemantauan risiko berbasis kecerdasan data, eksplorasi teknologi mitigasi inovatif, serta pemanfaatan bio-intelligence dalam nutrisi hewan untuk meningkatkan kesehatan dan performa ternak.

“Meskipun 2025 telah berlalu, sebagian besar bahan baku tahun tersebut masih akan digunakan pada 2026. Kecerdasan data ini akan membantu manajemen risiko yang lebih efektif, meningkatkan performa ternak, dan mendukung profitabilitas operasional,” tekan dia.

Webinar ini gratis, namun pendaftaran wajib dilakukan. Kursi virtual untuk sesi bahasa Inggris dan Spanyol dapat dipesan melalui tautan yang disediakan oleh penyelenggara.

Sorotan Asia Pasifik

Dalam konteks global, kawasan Asia Pasifik juga mencatat tingkat kontaminasi mikotoksin yang lebih rendah pada sampel 2025, meskipun terjadi peningkatan signifikan dalam pengujian DON dan toksin T-2. AFLA dan FUM tetap menjadi mikotoksin utama yang dianalisis, namun meningkatnya tekanan kontaminasi serta kesadaran akan keamanan pakan mendorong peningkatan pengujian DON dan T-2.

Faktor utama pendorong tren ini antara lain perubahan iklim dan meningkatnya impor biji-bijian untuk mendukung pertumbuhan produksi pakan ternak. DON tetap tersebar luas, khususnya pada bahan baku berbasis jagung dan beras, serta sering muncul bersamaan dengan mikotoksin lain—menegaskan pentingnya pemantauan yang lebih ketat dan pengendalian proaktif di seluruh wilayah APAC.

Tentang Trouw Nutrition

Trouw Nutrition merupakan lini bisnis pakan ternak Nutreco dan pemimpin global dalam aspek pakan, peternakan, dan kesehatan untuk menghasilkan daging, telur, dan susu berkualitas. Selama hampir satu abad, Trouw Nutrition mengembangkan produk pakan inovatif serta solusi berkelanjutan untuk membesarkan hewan ternak dan hewan pendamping yang sehat.

Dengan dukungan lebih dari 8.300 ahli, 71 fasilitas produksi, dan kehadiran di 105 negara, Trouw Nutrition menyediakan solusi terpadu mulai dari feed specialities, feed additives, premiks, model nutrisi, hingga layanan terintegrasi yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan. Merek globalnya meliputi NutriOpt™, Milkiwean™, Erliva™, Maxcare™, Sprayfo™, dan Selko™.

 

Informasi lebih lanjut tersedia di trouwnutrition.com atau melalui LinkedIn resmi Trouw Nutrition.

Kontak Media

Global: Elise Catusse – Elise.Catusse@trouwnutrition.com

 

Asia Pasifik:

Wasita Padoongmatvorakul – wasita.padoongmatvorakul@nutreco.com

Wida Sulistomo – wida.sulistomo@trouwnutrition.com

 

Tag:

Bagikan:

Trending

By Istimewa
Trouw Nutrition Akan Menggelar Global Mycotoxin Review  
By Kementan
Penyaluran Bantuan Pangan untuk Korban Longsor Cisarua  
WhatsApp-Image-2026-01-29-at-14.50.10
FAWO Gelar Sarasehan Persapian & National Competition
By Kementan
Ayam Gepuk Pak Gembus & Koperasi LPER Resmi Jalin Kolaborasi
By Kementan
Pengawasan Ketat Harga DOC hingga Daging Sapi
banner2 1
banner6 1
banner1
Scroll to Top

Tingkatkan informasi terkait agribisnis peternakan dan kesehatan hewan. Baca Insight Terbaru di TROBOS Livestock!