Livestock Free Ads
iklan banner website Zhejiang Maret scaled

Tepis PMK dengan Vaksinasi secara Rutin

Sleman (TROBOSLIVESTOCK.COM). Kesehatanternak merupakan pilar keberhasilan usaha peternakan. Terlebih di tengah tantangan penyakit hewan yang mengancam keberlanjutan budidaya ternak ruminansia, sepertiPMK (penyakit mulut dan kuku). Vaksinasi PMK sendiriperlu dilakukan secara rutin, di mana telah terbukti mampumenekan risiko penyakit dan menjaga produktivitas ternak.

Hal tersebut terlihat di Kelompok Ternak Lestari Mulyo, Trimulyo, Sleman, Yogyakarta yang sejak 2022 tercatat bebaskasus PMK. Kondisi tersebut menjadi perhatian Kementerian Pertanian (Kementan) saat Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH), Agung Suganda, melakukantinjauan lapangan ke kelompok ternak tersebut pada Kamis(29/1). Kunjungan itu dilakukan untuk memastikanpelaksanaan vaksinasi PMK berjalan konsisten dan memberimanfaat nyata bagi peternak.

“Vaksinasi tidak boleh kendur, terutama di wilayahdengan populasi ternak padat seperti Pulau Jawa yang telahditetapkan sebagai zona pemberantasan PMK. Vaksinasi, kata dia, harus dilakukan secara rutin setiap enam bulan untukmenjaga kekebalan ternak. Alhamdulillah di kelompok inisejak 2022 tidak ada kasus. Tentu harus dipertahankan. Salah satunya dengan vaksinasi,” ujar Agung ditemui di selakegiatan.

Menurutnya, kewaspadaan peternak perlu terus dijaga, terutama pada musim hujan dengan kondisi cuaca kurangbersahabat yang berpotensi meningkatkan daya tahan virus. Iajuga mengingatkan agar ternak yang sakit tidakdidistribusikan atau dijual sebelum benar-benar sembuh.Kalau pun ternak sakit, jangan didistribusikan maupun dijual. Harus diobati dahulu hingga sehat.

Penguatan vaksinasi dan kewaspadaan ini menjadi bagiandari langkah pemerintah menjaga kelancaran usaha peternak, khususnya menjelang Idul Fitri dan Idul Adha, ketikamobilitas ternak dan kebutuhan masyarakat cenderungmeningkat.

Pada 2026, Kementan telah mengalokasikan 4 juta dosisvaksin PMK untuk 29 provinsi endemik. Untuk Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pemerintah menyiapkan 104.000 dosis vaksin yang diberikan dalam dua periode vaksinasi. Langkah ini diharapkan memberi perlindungan merata bagipeternak di daerah. “Di DIY sudah tercatat 174 kasus dan iniharus direspons dengan penanganan efektif,” kata dia.

Dari sisi teknis pengendalian penyakit, Kepala Balai BesarVeteriner Wates, Nur Saptahidhayat, menyatakan setiaplaporan kasus PMK akan langsung ditindaklanjuti denganpengambilan sampel untuk pengujian laboratorium, baikmelalui tes swab maupun sampel darah. Langkah lanjutanyang dilakukan adalah isolasi hewan sakit dan pemberianpengobatan.

“PMK kalau tidak ada penyakit lain itu masih bisa diobatidengan antibiotik. Yang penting jangan lepas kukunya karenabiasanya nanti tidak bisa berdiri. Kondisi musim hujan dengancuaca dingin memang membuat virus lebih bertahan lama dibandingkan musim kemarau. Karena itu, penerapanvaksinasi dan kebersihan kandang menjadi kuncipengendalian penyakit di tingkat peternak,” pesannya.

Nur berpendapat bahwa ada dua hal yang penting, yaknivaksinasi dan menjaga kebersihan kandang. Kalau itudilakukan pasti kasus akan turun.

Bagi peternak, vaksinasi rutin dan pendampinganteknis dari pemerintah memberi kepastian usaha karenarisiko penyakit dapat ditekan, ternak tetap produktif, dan aktivitas penjualan berlangsung lebih aman. Melaluikebijakan vaksinasi yang terencana dan respons lapanganyang cepat, Kementan menegaskan komitmennya untukterus melindungi peternak sekaligus menjaga ketahananpangan nasional.bella

Tag:

Bagikan:

Trending

By Antara
Prof Akhmad Sodiq Kembali Pimpin Unsoed 2026-2030
By Bella
BRIN & FAO Gelar Konferensi Internasional Keberlanjutan Peternakan  
IMG_8861
Panduan Beternak Layer Cage-Free di Indonesia Resmi Terbit
By Kementan
Pemerintah Bersama HPDKI Perkuat Perlindungan Peternak Domba-Kambing
By Kementan
Strategi Penguatan Pakan Ayam Petelur
banner2 1
banner6 1
banner1
Scroll to Top

Tingkatkan informasi terkait agribisnis peternakan dan kesehatan hewan. Baca Insight Terbaru di TROBOS Livestock!