Trobos banner 2026.May

Kementan Gandeng Selandia Baru, Dukung Seleksi Genetik Berbasis Data

Jakarta (TROBOSLIVESTOCK.COM). Selandia Baru menjadi negara acuan pembibitan sapi yang terukur karena sudah dilakukan menggunakan sistem berbasis data. Berkaca dari hal tersebut, Dairy Cooperation Programme antara Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian (Kementan)  menjalin kerjasama dengan pemerintah Selandia Baru guna memperkuat sistem pembibitan nasional di Indonesia melalui Genetic Selection Index atau indeks seleksi genetik.

Kerjasama ini dilakukan melalui kegiatan Workshop on the Development of a Genetic Selection Index yang berlangsung pada 10-13 Agustus di Jakarta. Dalam agenda ini, peserta akan dibekali pengembangan dan penerapan indeks seleksi genetik, berikut dengan simulasi penyusunan Genetic Selection Index untuk sapi potong dan sapi perah.

Ketua Kelompok Ruminansia Perah Ditjen PKH, Argi Argiris, menyampaikan bahwa dengan adanya kerjasama dengan Selandia Baru ini menjadi bekal penting bagi masa depan pembibitan peternakan di Indonesia.

“Terima kasih kepada para pengajar yang telah berbagi ilmu, pengalaman, dan perspektif selama workshop. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat terus dikembangkan dan diterapkan sesuai dengan kebutuhan pengembangan peternakan di Indonesia,” kata Argi.

Titik Triary Wijaksani selaku Ketua Tim Kerja Sama Ditjen PKH, berharap kerjasama dengan Selandia Baru ini dapat terus berkelanjutan dan menguntungkan kedua negara. “Kami berharap kerja sama antara Indonesia dan Selandia Baru dapat terus berlangsung dan semakin berkembang. Tidak hanya melalui kegiatan workshop, tetapi juga melalui berbagai bentuk kolaborasi yang dapat memperkuat kapasitas dan mendukung pengembangan peternakan kedua negara,” harap Titik.

Selanjutnya, Garry Udy selaku perwakilan Ministry for Primary Industi (MPI) New Zealand menegaskan pentingnya data yang berkualitas dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu menganalisis data dalam pembibitan untuk menerapkan seleksi genetik yang terukur.

Manfaat kerjasama ini dirasakan oleh peserta workshop dalam menambah wawasan penggunaan data sebagai proses seleksi bibit ternak. Seperti yang disampaikan Putu dari Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU HPT) Denpasar, “Workshop ini memberikan tambahan pengetahuan yang sangat bermanfaat, khususnya dalam memahami bagaimana data dan karakteristik ternak dapat digunakan sebagai dasar dalam proses seleksi. Ke depan, pemahaman ini diharapkan dapat kami terapkan untuk mendukung program pembibitan dan peningkatan mutu genetik ternak,” ucap Putu.

Kementan berharap melalui kolaborasi dengan New Zealand dapat betul-betul diterapkan di Indonesia untuk bisa menghasilkan kualitas bibit sapi nasional yang semakin baik, sehingga mendorong peningkatan produksi daging dan susu, serta memperkuat daya saing peternakan nasional.fara

 

 

 

 

Tag:

Bagikan:

Trending

WhatsApp-Image-2026-08-19-at-11.41.56
Kementan Gandeng Selandia Baru, Dukung Seleksi Genetik Berbasis Data
WhatsApp Image 2026-08-18 at 16.13
PDHI Sukses Gelar KIVNAS ke-21
239fe6b0-b930-4877-8d6c-cd8c4834a61f
81 Tahun Merdeka, JAPFA Menyiapkan Generasi Sehat untuk Indonesia Masa Depan
WhatsApp-Image-2026-08-14-at-14.07.44
Peternak Usul Distribusi Jagung SPHP Diperpanjang
Dok by kementan
Mentan Akan Cabut Izin Importir Pakan Nakal
banner2 1
banner6 1
banner1
Scroll to Top

Tingkatkan informasi terkait agribisnis peternakan dan kesehatan hewan. Baca Insight Terbaru di TROBOS Livestock!