(TROBOSLIVESTOCK.COM). Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) mengadakan kegiatan Protein Walk 2026 pada Sabtu (24/10) di Taman Wiladatika, Cibubur, Kota Depok, Jawa Barat, dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-47. Kegiatan jalan sehat ini dihadiri oleh ketua ASOHI dari berbagai provinsi di Indonesia dan dilepas secara langsung oleh Direktur Kesehatan Hewan, Ditjen PKH Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Hendra Wibawa.
Ketua ASOHI, Akhmad Harris Priyadi, dalam sambutannya mengatakan, terselenggaranya agenda Protein Walk pada hari ini sebagai upaya terus menggaungkan pentingnya konsumsi protein hewani bagi kebutuhan gizi masyarakat Indonesia.
Akhmad Harris juga menyampaikan bahwa, ASOHI sebagai mitra pemerintah berperan dalam mendukung tersedianya protein hewani yang Aman, Sehat, Utuh, Halal (ASUH), sehingga bisa mendukung pemenuhan gizi masyarakat yang berdampak pada kesehatan maupun kecerdasan.
“Merujuk pada SK Kementerian Pertanian 2026, antibiotik golongan Fluorokuinolon dan Sefalosporin generasi 3 sudah tidak boleh lagi digunakan di hewan penghasil protein atau food producing animal. Maka itu ASOHI akan berdiskusi untuk bisa mengambil sampling berupa daging, susu, telur, yang akan diuji ke laboratorium untuk membuktikan bahwa sudah terbebas dari antibiotik yang dilarang,” ujar Akhmad Harris.
Lebih lanjut, acara ini turut mengundang praktisi kesehatan, Rita Ramayulis sebagai narasumber pada sesi talk show. Rita mengapresiasi tema kegiatan ASOHI yang berperan mendukung program pemerintah dalam meningkatkan protein hewani sebagai upaya pencegahan stunting.
“Tema ini benar-benar mendukung program pemerintah dalam menyehatkan bangsa ini dari hal tumbuh kembang, karena pemerintah kita saat ini sangat fokus dengan peningkatan konsumsi protein hewani. Di Indonesia, angka konsumsi masyarakat paling tinggi berasal dari padi-padian yaitu mencapai 60%, dan sisanya baru sedikit serat serta protein, terutama protein hewani,” terangnya.
Ia juga menyampaikan peran protein hewani dalam mencegah terjadinya stunting khususnya pada masa pertumbuhan. “Stunting atau gagal tumbuh kembang terjadi ketika mTORC (mechanistic Target of Rapamycin) pada tubuh yang tidak aktif khususnya pada fase pertumbuhan. Sedangkan untuk menstimulasi dan mengaktifkan mTORC dapat dilakukan dengan pemberian asam amino lengkap yang bisa kita dapatkan dari mengkonsumsi protein hewani,” jelas Rita.fara





