JAKARTA (TROBOSLIVESTOCK.COM). Peralihan sistem kandang baterai menuju sistem cage-free semakin menjadi perhatian masyarakat. Tingginya produksi telur di Indonesia harusnya diikuti dengan kesejahteraan ayam petelur. Melalui pameran imersif yang bertajuk “Beyond the Cage”, yang digelar oleh Act For Farmed Animal (AFFA) pada 5 -7 September di Taman Ismail Marzuki, mengajak masyarakat untuk mengetahui dari mana telur-telur yang kita konsumsi berasal.
Act For Farmed Animals (AFFA) merupakan inisiatif kolaborasi Sinergia Animal dan Animal Friends Jogja yang bertujuan mengurangi penderitaan hewan yang diternakkan dan mempromosikan pilihan pangan yang lebih welas asih. Salah satu fokus AFFA adalah mendorong peralihan dari sistem kandang baterai menuju cage-free bagi ayam petelur, termasuk melalui peningkatan kesadaran publik dan keterlibatan perusahaan dalam rantai pasok telur.
Pembukaan pameran “Beyod the Cage” pada Sabtu (5/9) dihadiri oleh Dr. drh. I Ketut Wirata, M.Si., Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Ditjen PKH, Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Hadir pula Ahmad Gufron, S.Pt., M.Si., Kepala UPTD Balai Pengembangan Perbibitan Ternak Unggas (BPPTU) Jatiwangi, yang mewakili Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, serta peternak cage-freeRoby Gandawijaya dari PT Inti Prima Satwa Sejahtera.
Direktur Kesahatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH), drh. I Ketut Wirata, menyampaikan bahwa penggunaan sistem cage free bagi ayam petelur dapat memberi kesempatan mereka melakukan perilaku ilmiahnya, dan akan berdampak bagi kebahagiaan dan kesehatan ayam petelur sehingga dapat meminimalisir penggunaan antibiotik.
“Ketika ayam lebih bahagia dan tidak stres, penggunaan obat-obatan atau antibiotik dapat berkurang. Hal itu ikut mendukung bahan pangan yang lebih sehat,” ucap drh. Ketut Wirata.
Menurut Arie Utami, Direktur Pelaksana AFFA, peralihan penggunaan kandang baterai ke sistem cage-freeperlu terus disosialisasikan untuk membangun kesadaran masyarakat. Oleh karena itu, terwujudnya pameran imersif “Beyond the Cage” menjadi salah satu upaya AFFA dalam mengedukasi masyarakat untuk mengetahui darimana asal pangan yang kita konsumsi, “Kami percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari kesadaran kecil,” kata Arie.
Niti Emiliana, selaku Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) berpesan bahwa kesejahteraan ayam petelur juga menjadi isu strategis dari sudut pandang konsumen. Peningkatan kesadaran konsumen telur ayam yang peduli akan kesejahteraan ayam petelur dapat mendorong industri peternakan beralih ke sistem cage-free kemudian untuk industri food and beverage, perhotelan dan lain sebagainya agar mengambil telur dari peternakan yang menerapkan sistem cage-free.
“Peralihan sistem cage-free ini isu strategis yang bukan hanya dari kesejahteraan hewan, tetapi dari segi preferensi konsumen. Karena konsumen bisa menggerakkan perubahan pasar,” jelas Niti
Harapannya, peralihan kandang baterai ke sistem cage-free semakin masif untuk meningkatkan kesejahteraan hewan dan menghasilkan pangan hewani yang lebih sehat. Maka dari itu, AFFA terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan seluruh stakeholder, termasuk pemerintah, peternak, industri peternakan, dan pelaku usaha agar peralihan kandang baterai ke sistem cage-free dapat segera terwujud.fara






