Trobos banner 2026.May

Ketua PDHI Jatim II dan Kepala BRIN Usung One Health

Jakarta (TROBOSLIVESTOCK.COM). Dokter Hewan Deddy Fachruddin Kurniawan, M.Vet. melakukan pertemuanstrategis bersama Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional(BRIN), Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si., di Gedung B.J. Habibie, komplek kantor pusat BRIN di Kawasan Thamrin, Jakarta Pusat.

Pertemuan tersebut membahas masa depan profesi dokter hewan Indonesia dalam menghadapi tantangan global, khususnyaterkait One Health, ketahanan pangan (food security),  perkembangan teknologi, serta kebutuhan adaptasi pendidikandokter hewan terhadap perubahan zaman.

Dalam diskusi tersebut, Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si. menyampaikan apresiasi terhadap dokter hewan yang terusberupaya memberikan kontribusi dalam isu-isu strategisnasional, terutama dalam mendukung ketahanan pangan dan kesehatan yang terintegrasi.

Menurutnya, tantangan masa depan membutuhkan kolaborasilintas disiplin, terutama dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat. Semua hal tersebut perlu dikolaborasikan denganisu teknologi, di mana sekarang artificial intelligence (AI) dan robotik medis sudah mulai berkembang. “Kini saatnyabagaimana dokter hewan mampu merespons isu-isu tersebutsehingga kurikulum pendidikan dapat diformulasikan untukmenjawab tantangan tersebut,” lanjutnya.

Prof. Arif menekankan bahwa profesi dokter hewan ke depanharus memiliki kompetensi yang kuat, terbuka terhadapkolaborasi, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmupengetahuan dan teknologi. isu ONE HEALTH yang telahmenjadi pusat perbicangan dan melibatkan kesehatan manusia, kesehatan hewan dan kesehatan lingkungan harus menjadi perhatian serius.

Dokter Hewan dan Era Baru Inovasi Teknologi

Dalam kesempatan yang sama, Ketua PDHI Jawa Timur, Drh. Deddy Fachruddin Kurniawan, M.Vet., menyampaikan bahwaprofesi dokter hewan memiliki peluang besar untuk mengambilperan strategis dalam pembangunan nasional melalui pendekatanilmu pengetahuan dan inovasi.

Sebagai dokter hewan dengan kepakaran di bidang genomik, Drh. Deddy Fachruddin Kurniawan, M.Vet. melihat bahwaperkembangan teknologi dapat menjadi salah satu instrumenpenting dalam memperkuat sektor kesehatan hewan, peternakan, konservasi, dan ketahanan pangan.

Pemanfaatan teknologi genomik, kecerdasan buatan, dan pendekatan berbasis data dapat membuka peluang baru dalam, peningkatan produktivitas ternak, pengendalian penyakit hewan, pengembangan kesehatan hewan presisi, konservasikeanekaragaman hayati, serta pembangunan sistem pangan yang berkelanjutan.

Kedua tokoh ini bersepakat untuk bersama membangunkolaborasi strategis dalam mengusung isu One Health kedepam.bella

Satu Profesi

Beragam Kontribusi Pengabdian

Satu Tujuan

PDHI sebagai rumah besar ragam profesi dokter hewan indonesia

Tag:

Bagikan:

Trending

WhatsApp-Image-2026-08-14-at-14.07.44
Peternak Usul Distribusi Jagung SPHP Diperpanjang
Dok by kementan
Mentan Akan Cabut Izin Importir Pakan Nakal
Pemeriksaan dan pemantauan kesehatan sebagai bagian dari upaya membangun kebiasaan hidup sehat sejak dini
Membangun Masa Depan dari Gizi Anak
WhatsApp-Image-2026-08-13-at-11.18.59
Langkah Konkret Pemerintah Sambut Aspirasi Peternak
WhatsApp-Image-2026-08-12-at-09.18.02
Filipina Kunjungi Fasilitas Kesehatan Hewan Indonesia
banner2 1
banner6 1
banner1
Scroll to Top

Tingkatkan informasi terkait agribisnis peternakan dan kesehatan hewan. Baca Insight Terbaru di TROBOS Livestock!