WhatsApp Image 2026 10 30 at 11.12.00

Pakan Presisi Tingkatkan Produktivitas Unggas Lokal

Jakarta (TROBOSLIVESTOCK.COM). Produktivitas unggas lokal perlu ditunjang dengan pemberian pakan dengan nutrisi yang tepat sesuai kebutuhan. Kementerian Pertanian (Kementan) mendukung pemberian pakan presisi, dengan menyesuaikan pemberian pakan dengan jenis, umur, bobot badan, fase pertumbuhan, dan tujuan pemeliharaan unggas lokal tersebut.
Dalam webinar bertajuk “Strategi Pengembangan Pakan Presisi untuk Unggas Lokal Indonesia” secara daring pada Rabu (7/10), Direktur Pakan, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Tri Melasari menyampaikan, pemberian pakan presisi pada unggas lokal dengan mengoptimalkan bahan pakan lokal yang menyesuaikan kandungan nutrisi dengan kebutuhan ternak.
“Pakan presisi merupakan pendekatan pemberian pakan yang disesuaikan secara tepat dengan kebutuhan nutrisi ternak berdasarkan jenis, umur, bobot badan, fase pertumbuhan maupun tujuan produksinya,” ujar Mela.
Menurutnya, pemberian pakan presisi pada unggas lokal ini perlu didasari dukungan data yang kuat terkait potensi genetik, performa produksi, serta kandungan nutrisi dan kecernaan pakan. Kumpulan data tersebut menjadi acuan dalam menyusus formulasi pakan yang tepat sesuai dengan kebutuhan tiap fase pertumpuhan pada unggas lokal.
Selanjutnya, Dosen Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada, Muhsin Al Anas mengatakan, bahan pakan lokal di Indonesia seperti bungkil sawit, singkong, dan kopra dapat dimanfaatkan menjadi pakan presisi, perlu dilakukan peninjauan kualitasnya agar penggunaan bahan pakan tersebut digunakan dengan tepat.
“Pemanfaatan bahan pakan lokal, seperti singkong, bungkil sawit, dan kopra, juga menjadi salah satu peluang untuk mendukung pengembangan pakan presisi. Namun, penggunaannya perlu didukung pengujian kualitas dan kecernaan agar substitusi bahan pakan dapat dilakukan secara tepat tanpa menurunkan performa produksi,” kata Anas.
Sebagai bentuk dukungan dari pemerintah, Kementan mendukung penyusunan data nasional terkait potensi genetik, produktivitas ternak, serta nilai nutrisi bahan pakan lokal untuk mendukung pemberian pakan presisi pada unggas lokal.
Mela menegaskan, bahwa pemerintah mendukung kolaborasi dengan BRIN, perguruan tinggi, dan pelaku usaha untuk memperkuat riset bahan pakan, pengembangan standar kecernaan, serta pemanfaatan teknologi digital yang terjangkau dan dapat diterapkan oleh peternak, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
“Semoga forum ini dapat menghasilkan gagasan, rekomendasi, dan langkah nyata yang dapat kita implementasikan untuk mewujudkan sistem pakan yang semakin efisien, produktif, dan berkelanjutan,” tutup Mela.
Pemanfaatan bahan pakan lokal menjadi pakan presisi, yang didukung dengan data dan teknologi diharapkan dapat mengoptimalkan produktivitas unggas lokal Indonesia dan berdaya saing.fara

Tag:

Bagikan:

Trending

Dok By Bella
Permindo Desak Pemerintah Wujudkan Perunggasan Berkeadilan  
cac5d2a7-d997-47de-bb9d-7abf36c7e2ab
Kementan Targetkan Harga Ayam Diatas HPP
3988858c-f308-4470-b6a9-89c4efdac059
Meet Up ASPAQIN 2026: Perkuat Kebersamaan, Strategi Bertahan, dan Inovasi Bisnis Akikah
658193e6-33a0-4c04-8814-bac2153a77ea
IPB University Sosialisasikan Agro Circular Farming di Jampang Tengah
53ad51f5-0da9-4f2f-814c-95a66fa46ab1
Wamentan Dukung Unit Pengolahan Susu Kambing di Magelang
banner2 1
banner6 1
banner1
Scroll to Top

Tingkatkan informasi terkait agribisnis peternakan dan kesehatan hewan. Baca Insight Terbaru di TROBOS Livestock!