Trobos banner 2026.May

Produksi Susu Diproyeksikan Menguat melalui Peternakan Sapi Perah Terpadu

Brebes (TROBOSLIVESTOCK.COM). Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengarahakan untuk dapat memprioritaskan penyerapan produksi peternak lokal dan menekan ketergantungan terhadap impor. Salah satunya adalah produksi susu dalam negeri dari peternakan sapi perah. Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, pun berkomitmen untuk mempercepat swasembada susu melalui peningkatan produksi susu dalam negeri.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembangunan peternakan sapi perah terpadu PT Global Dairi Bersama (GDB) di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Berdiri di atas lahan seluas 710 hektare dengan kapasitas hingga 30 ribu ekor sapi perah, kawasan peternakan modern ini ditargetkan memproduksi 180 ribu ton susu segar per tahun atau sekitar 18 % dari produksi susu segar nasional. Langkah tersebut juga diproyeksikan menjadi penggerak ekonomi pedesaan melalui kemitraan dengan ribuan petani dan peternak.

“Pembangunan kawasan peternakan modern ini merupakan implementasi arahan Presiden Prabowo untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak, sekaligus mempercepat terwujudnya swasembada susu nasional. Susu sendiri merupakan komoditas strategis yang tidak hanya berperan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi penopang utama pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Karena itu, peningkatan produksi susu nasional menjadi agenda prioritas pemerintah,” katanya saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan peternakan sapi perah terpadu PT GDB di Desa Karangbale, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Senin (20/7).

e01ad94d 7bf5 45d2 bc58 ff420b2dd77c
By Kementan

Ia mengisahkan, bahwa saat pemerintahan Presiden Soeharto, impor susu hanya 40 %. Setelah era pasar bebas, impor terus meningkat hingga sekarang mencapai sekitar 82 %. Karena itu, Presiden Prabowo mengeluarkan kebijakan bahwa selama peternak mampu menghasilkan susu, maka Indonesia tidak akan impor.

Amran menguraikan, bahwa kebutuhan susu nasional diperkirakan terus meningkat seiring bertambahnya konsumsi masyarakat dan implementasi program MBG. Pada 2029, kebutuhan susu nasional diproyeksikan mencapai sekitar 8,5 juta ton. Di sisi lain, pada 2025 Indonesia masih mengalami defisit susu sekitar 6,72 juta ton atau 81,28 % dari total kebutuhan nasional. Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang untuk meningkatkan produksi susu dalam negeri melalui investasi, pengembangan peternakan modern, dan pemberdayaan peternak rakyat.

“Saya mau membuat formulasi kebijakan untuk bisa swasembada susu. Yang paling berat itu swasembada beras, tetapi kita bisa mewujudkannya. Swasembada susu juga bisa kita capai kalau semua bergerak bersama,” tegasnya optimis.

Ia mengimbuhkan, pemerintah akan membangun ekosistem industri persusuan nasional secara menyeluruh, mulai dari penyediaan bibit unggul, pakan, layanan kesehatan hewan, penerapan teknologi, pengolahan hasil, hingga kepastian pasar bagi peternak. Menurutnya, kolaborasi pemerintah, dunia usaha, petani, peternak, perguruan tinggi, dan lembaga keuangan menjadi kunci untuk mempercepat terwujudnya swasembada susu.

c2980931 fb88 4c6c ad97 1620ccdaec98
by Kementan

Sementara itu, CEO Savoria Group yang menaungi PT GDB, Ihsan Mulia Putri, mengatakan pembangunan peternakan sapi perah terpadu di Brebes dirancang tidak hanya untuk meningkatkan produksi susu nasional, tetapi juga membangun ekosistem peternakan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. “Proyek ini akan melibatkan sekitar 5.000 petani lokal sebagai mitra penyedia hijauan pakan ternak (HPT) dan jagung pipil. Selain itu, sekitar 8.000 peternak rakyat akan memperoleh kesempatan bermitra dalam pengembangan sapi perah maupun usaha penggemukan ternak,” imbuh dia,

Menurut Ihsan, pembangunan peternakan terpadu PT Global Dairi Bersama di Brebes merupakan perwujudan komitmen mereka untuk mendukung upaya pemerintah mewujudkan swasembada susu nasional. Kami siap berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian (Kementan), Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Brebes, serta seluruh elemen masyarakat untuk membangun ekosistem industri susu yang mandiri, kompetitif, sekaligus menciptakan pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif di wilayah pedesaan.

“Dengan kapasitas 30 ribu ekor sapi perah dan target produksi 180 ribu ton susu segar per tahun, lanjutnya, peternakan tersebut diharapkan mampu meningkatkan lebih dari dua kali lipat produksi susu segar di Jawa Tengah sekaligus memperkuat pasokan susu nasional,” sebut dia.

Pembangunan peternakan sapi perah terpadu di Brebes menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mempercepat swasembada susu nasional. Melalui penguatan produksi, investasi, serta kemitraan yang melibatkan ribuan petani dan peternak, pemerintah menargetkan kebutuhan susu masyarakat Indonesia semakin dipenuhi dari produksi dalam negeri sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi di kawasan pedesaan.bella

 

Tag:

Bagikan:

Trending

e352b4da-00e2-4d05-909c-826c8f9771af
Produksi Susu Diproyeksikan Menguat melalui Peternakan Sapi Perah Terpadu
e63196c5-4150-42cf-bbaf-649f6fff69b7
ALOPE UNHAS -1, Genetik Unggas Lokal Hasil Kontribusi Unhas
WhatsApp-Image-2026-07-16-at-11.19.36-1-1
PT SCA (Cimory Group) Dukung Ketahanan Pangan Nasional melalui Panen Raya Jagung di Cianjur
dok by kementan
Komitmen Pemerintah Dukung Kesejahteraan Peternak
WhatsApp-Image-2026-07-14-at-11.14.30
Peti Koin Bermatra untuk Kelompok Ternak Kambing Jatim
banner2 1
banner6 1
banner1
Scroll to Top

Tingkatkan informasi terkait agribisnis peternakan dan kesehatan hewan. Baca Insight Terbaru di TROBOS Livestock!