WhatsApp Image 2026 10 07 at 11.44.04

Rakornas Kesrawan; Integrasi One Welfare yang Berkelanjutan

Jakarta (TROBOSLIVESTOCK.COM). Penerapan kesejahteraan hewan merupakan tanggung jawab bersama sebagaimana yang diamanatkan dalam UU 18 Tahun 2009 sebagaimana telah diubah dengan UU 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan Pasal 67 bahwa penyelenggaraan kesejahteraan hewan dilaksanakan oleh Pemerintah dan Pemerintah Daerah bersama masyarakat.

Oleh itu, dalam rangka mengimplementasikan kesejahteraan hewan yang berkelanjutan di Indonesia, Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner bekerjasama dengan Yayasan JAAN Domestic menyelenggarakan Pertemuan Koordinasi Nasional Kesejahteraan Hewan Tahun 2025 dengan tema “Integrasi One Welfare, dan keberlanjutan lingkungan” di Hotel Royal Kuningan, Jakarta pada (4/12). Dalam acara tersebut dihadiri perwakilan dinas pemerintah daerah, LSM yang bergerak di animal welfare dan tamu undangan.

WhatsApp Image 2025 12 05 at 11.22.15 1

I Ketut Wirata, Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner (Dirkesmavet), Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH), Kementan mengatakan kesejahteraan hewan sebagai isu yang multi faset. Kesejahteraan hewan bergantung pada persepsi sumberdaya, kapasitas yang berbeda serta implikasi kebijakan ekonomi dan perdagangan yang signifikan. “Saat ini kesejahteraan hewan menjadi topik perdebatan publik. Konsumen semakin khawatir tentang bagaimana makanan mereka diproduksi terutama dari bagaimana hewan dipelihara, diangkut dan disembelih,” ungkapnya.

Selanjutnya, kesejahteraan hewan sebagai landasan ketahanan pangan. Manusia berinteraksi dengan hewan untuk sumber makanan, sandang, dan tenaga kerja. Hewan berfungsi sebagai sumber pendapatan, transportasi, rekreasi, dan kesayangan. Setiap tahun >80 Miliar hewan darat (ayam, bebek, babi, kambing, sapi, kalkun dipelihara dan disembelih untuk konsumsi daging. Belum termasuk jumlah hewan air yang ditemakan dan disembelih untuk konsumsi.

“Model pemenuhan lima domain/five freedoms merupakan kerangka kerja untuk menilai kebutuhan kesejahteraan spesies hewan yang berada dibawah kendali manusia yaitu, nutrition, environment, health, behavioural interactionts, mental state/experience,” ujar I Ketut. ramdan

Tag:

Bagikan:

Trending

d1a2b7ae-33f8-494d-aa96-0006c1756c00
Penyaluran Semen Beku Sapi Gama untuk Perkuat Produktivitas Pasca Bencana
ef121a77-f93c-4f35-b031-44cbcf170e2e
Mentan Surati Kapolri Terkait Pengawasan Jagung Pakan, Daging Ayam & Telur
8028c2f8-6d0b-412d-88fc-471da3d24fa8
ASOHI Gelar “Protein Walk 2026” Dorong Terwujudnya Protein Hewani yang ASUH
WhatsApp-Image-2026-10-22-at-14.17.54
Ribuan Dosis Obat Hewan Didistribusikan Ke Wilayah Terdampak Bencana di Sumatera
6418b3b7-1398-4d17-b1ab-f07fb0fe46bd
Koro Pedang, Alternatif Sumber Protein Bahan Baku Pakan
banner2 1
banner6 1
banner1
Scroll to Top

Tingkatkan informasi terkait agribisnis peternakan dan kesehatan hewan. Baca Insight Terbaru di TROBOS Livestock!