Trobos banner 2026.May

BPSIUAT Ciawi Semakin Mengembangkan Ragam Ternak

Bogor (TROBOSLIVESTOCK.COM). Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Unggas atau Balai Pengujian Standar Instrumen Unggas dan Aneka Ternak (BPSIUAT) yang dahulu lebih dikenal dengan Balitnak Ciawi, Bogor terus mengembangkan berbagai macam aneka ternak.

Seperti diungkapkan Soni Sopiyana Ketua Tim Kerja Layanan Pengujian dan Penilaian Kesesuaian Standardisasi, bahwa saat ini BPSIUAT memiliki fokus budidaya dan pengujian standar pada berbagai jenis unggas lokal unggul dan aneka ternak. Ternak yang ada meliputi ayam lokal unggul: Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) Narayana, Ayam Sensi, Ayam Gaosi, dan Ayam KUB 2 Janaka. Lalu jenis itik: Itik Master (PMP, Alabiomaster, Mojomaster). Selain itu, aneka ternak/unggas lain: Ayam KalkunKelinci Haila, dan Kelinci Haikol. BRMPUnggas berfokus pada pengujian terstandardisasi untuk menghasilkan ternak produktivitas tinggi,” jelasnya.

Sambungnya, salah satunya ternak yang sedang dikembangkan yaitu, ayam kalkun. Ayam kalkun adalah jenis unggas berukuran besar yang dikenal dengan dagingnya yang lezat dan bernutrisi tinggi. Unggas ini memiliki ciri khas leher panjang dan bulu yang lebat, sering dijadikan sebagai hewan hias maupun sumber protein berkualitas. “Dengan kehadiran ayam kalkun ini, BPSIUAT semakin memperkaya ragam unggas yang ada, sekaligus menjadi sarana edukasi bagi para peternak serta masyarakat yang ingin mengetahui lebih dalam tentang budidaya ayam kalkun,” ujarnya.

4f3ff553 6e39 4ed4 967e ce197bdcc9ee scaled

Lalu ditambahkan Triana Susanti, Ketua Tim Kerja Program Program, Evaluasi, dan Penyebarluasan Hasil Standarisasi, bahwakarena ayam lokal mempunyai potensi besar untuk menjadi andalan pangan sekaligus sumber usaha bagi masyarakat. “Kami menghadirkan 4 galur ayam unggul yang siap mendukung peternakan rakyat dengan hasil yang lebih terukur dan bernilai ekonomi,” terangnya.

Diungkapkan Dr. Ir Andi Saenab, M.Si Kepala Balai Pengujian Standar Instrumen Unggas dan Aneka Ternak adalah Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang berada di bawah Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian, sebagaimana tercantum dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 10 Tahun 2025. “UPT ini bertanggung jawab kepada Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian. Secara teknis, Balai ini dibina oleh Kepala Pusat Perakitan dan Modernisasi Peternakan dan Kesehatan Hewan,” jelasnya.

Lanjutnya, Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) mengusung modernisasi pertanian berkelanjutan dengan inovasi teknologi yang meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Melalui penelitian, perakitan teknologi, mekanisasi, dan digitalisasi. “BRMP membangun sistem pertanian yang cerdas, ramah lingkungan, dan tangguh menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya kepada TROBOS Livestock ketika berkunjung ke kantornya beberapa waktu lalu. ramdan

 

Tag:

Bagikan:

Trending

ef556417-118f-4283-9bd8-e8b478313bb6
Mendorong Konsumsi Protein Hewani untuk Generasi Emas 2045
a184df42-7b2b-4e50-a5d5-30f3b25732af
Kontes Ternak & Seni Ketangkasan Domba Garut Tampil di Indo Livestock 2026
WhatsApp-Image-2026-06-15-at-19.22.24
Optimalisasi Sentra Sapi di NTT  
Para Pembicara by Ramdan
adiCox® AP : Fitogenik untuk Performa Usus Optimal
WhatsApp-Image-2026-06-12-at-13.37.23
Indonesia & Australia Inisiasi Program KITA SEHAT  
banner2 1
banner6 1
banner1
Scroll to Top

Tingkatkan informasi terkait agribisnis peternakan dan kesehatan hewan. Baca Insight Terbaru di TROBOS Livestock!