Trobos banner 2026.May

Festival Sapi APPSI Jember Ajang Kebangkitan Peternakan Rakyat

Jember (TROBOSLIVESTOCK.COM). Festival Sapi APPSI Bupati Jember Cup Season 2 sukses digelar di Kabupaten Jember pada Sabtu (1/11). Ajang bergengsi yang dipimpin oleh Ketua Asosiasi Peternak dan Penggemuk Sapi Indonesia (APPSI), Dadang, ini mendapat perhatian luas dari masyarakat dan pelaku peternakan nasional. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para peternak untuk menampilkan sapi-sapi unggulan sekaligus memperkuat jejaring antarpeternak di berbagai daerah.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman turut hadir dalam acara tersebut dan memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraannya. Ia menilai, festival ini bukan sekadar kontes sapi, melainkan simbol kebangkitan peternakan rakyat serta bukti nyata kontribusi peternak dalam menjaga kedaulatan pangan nasional.

“Ini luar biasa, kontribusi besar bagi pemerintah dan bangsa. Kita semua memberi sumbangsih untuk saudara-saudara kita di seluruh dunia. Petani dan peternak Indonesia hari ini adalah pahlawan pangan dunia,” ujar Mentan Amran di hadapan ribuan peserta yang memenuhi arena festival.

898ffe82 8c08 48c5 a90e 3444aa6a8f5c
by Kementan

Dalam sambutannya, Amran menegaskan bahwa sektor peternakan, khususnya sapi potong, memiliki peran strategis dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional berbasis protein hewani. Ia menjelaskan, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) terus memperkuat fondasi pembangunan peternakan nasional dengan fokus pada peningkatan populasi, produktivitas, dan kesejahteraan peternak.

“Kita masih mengimpor 30-40 % kebutuhan daging sapi nasional. Karena itu, peningkatan populasi dan produktivitas sapi lokal menjadi langkah penting agar Indonesia semakin mandiri dalam penyediaan daging sapi dan produk turunannya,” jelasnya.

Sebagai bentuk dukungan, Kementan telah menyiapkan berbagai strategi seperti optimalisasi reproduksi ternak, pendataan dan penandaan berbasis digital, penyediaan bibit unggul, pengembangan bank pakan, serta penegakan aturan larangan pemotongan betina produktif. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan dan keberlanjutan sektor peternakan nasional.

Amran juga menilai Kabupaten Jember dan wilayah Jawa Timur memiliki potensi luar biasa sebagai sentra pengembangan sapi potong nasional. Selain didukung sumber daya alam yang memadai, semangat dan dedikasi para peternak di daerah ini turut menjadi modal penting bagi kemajuan industri peternakan.

“Festival seperti ini bukan hanya kontes kecantikan sapi, tapi bukti bahwa dunia peternakan rakyat hidup dan berkembang. Di balik sapi-sapi unggulan yang kita lihat hari ini, ada kerja keras dan dedikasi tinggi para peternak,” kata Amran.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua MPR RI sekaligus Ketua Dewan Pembina APPSI Pusat, Ahmad Muzani, turut hadir bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dan Bupati Jember Muhammad Fawait. Ia menyampaikan apresiasi atas perhatian besar Menteri Pertanian terhadap sektor peternakan nasional.

“Kami berterima kasih kepada Pak Menteri Amran atas perhatian yang luar biasa terhadap peternak sapi. Saat wabah penyakit kuku dan mulut (PMK) melanda, beliau langsung tanggap dan bertindak cepat. Peternakan sapi adalah bagian dari solusi untuk memberantas kemiskinan, meningkatkan gizi, dan memperkuat ketahanan pangan nasional,” ungkap Muzani.

Muzani juga menyoroti pentingnya pengembangan peternakan sapi perah di Indonesia. Saat ini, produksi susu dalam negeri baru mampu memenuhi sekitar 22 % kebutuhan nasional, dengan sekitar 60 % di antaranya disuplai dari Jawa Timur.

“Masih banyak daerah lain yang punya potensi besar namun belum tergarap. Saya berharap ke depan Pak Menteri terus mengembangkan peternakan sapi perah agar pemenuhan kebutuhan susu tidak hanya bertumpu di Jawa Timur, tapi juga di seluruh Indonesia,” sampainya.

Ketua MPR menilai Festival Sapi APPSI Bupati Jember Cup menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antarpeternak, berbagi pengetahuan, dan meningkatkan profesionalisme dalam pengelolaan usaha peternakan.

“Ajang ini bukan hanya lomba, tapi ruang belajar bersama. Para peternak bisa saling bertukar pengalaman tentang manajemen ternak, kesehatan hewan, hingga pengelolaan keuangan usaha. Ini bentuk nyata kemajuan dunia peternakan kita,” tutup Muzani.shara

Tag:

Bagikan:

Trending

WhatsApp-Image-2026-05-29-at-13.42.30
Kementan Dorong Investasi Vaksin dan Obat Hewan di Sulsel  
faa3b85f-7b62-4472-be75-aa21ad65f27d
Kementan Kerahkan Petugas Pemantau Hewan Kurban
b511fe94-bc29-4b01-afa4-ebd56a6d1dc8
Harga Ayam Mulai Terkerek
c731f6b4-c039-4e8a-8b2a-6bca9c02c297
Kementan Dukung BUMN Bangun Farm GPS Broiler
fcc1382d-5107-4a45-a434-73bbbbddbc3d
Hanter Launching Beasiswa Wakaf
banner2 1
banner6 1
banner1
Scroll to Top

Tingkatkan informasi terkait agribisnis peternakan dan kesehatan hewan. Baca Insight Terbaru di TROBOS Livestock!