Livestock Free Ads
IMG 7184 scaled

Jelang Ramadan, Stok dan Harga Daging Sapi Terkendali

Jakarta (TROBOSLIVESTOCK.COM). Pemerintah memastikan ketersediaan dan harga daging sapi menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026 berada dalam kondisi aman dan terkendali. Pasokan daging sapi nasional dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, sementara harga di tingkat konsumen masih tercatat di bawah harga acuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Kepastian tersebut diperoleh setelah Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) menggelar koordinasi bersama para pelaku usaha daging sapi nasional. Koordinasi itu melibatkan berbagai pihak, mulai dari importir, peternak, hingga pedagang, serta sejumlah asosiasi seperti Gapuspindo, APDI, dan JAPPDI.

Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan Ditjen PKH Kementerian Pertanian, Makmun, menyampaikan bahwa hasil rapat menunjukkan kondisi stok daging sapi nasional masih dalam posisi aman. Ia menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir menghadapi lonjakan permintaan menjelang hari besar keagamaan. “Kami sampaikan, stok daging sapi nasional saat ini dalam kondisi cukup,” ujar Makmun, Senin (5/1).

Makmun menjelaskan adanya pergerakan harga di sejumlah wilayah dipengaruhi oleh kenaikan harga sapi di negara asal impor. Kendati demikian, pemerintah bersama pelaku usaha telah menyepakati langkah pengendalian agar dampaknya tidak langsung dirasakan konsumen. Melalui kesepakatan tersebut, harga daging sapi di pasar akan tetap dijaga agar tidak melampaui harga acuan pemerintah.

Dukungan terhadap upaya stabilisasi juga datang dari kalangan pedagang. Sekretaris Jenderal Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI), Yayan Suryana, menyatakan para pedagang pada prinsipnya siap bekerja sama dengan pemerintah. Ia menegaskan stabilitas pasokan dan harga menjadi kepentingan bersama menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

Dalam kesempatan yang sama, Yayan juga mengimbau para pedagang daging, khususnya di wilayah Jabodetabek, agar tetap menjalankan aktivitas perdagangan. Ia meminta tidak ada aksi penghentian penjualan yang dapat memicu gejolak pasar. “Kami mohon rekan-rekan pedagang daging untuk tidak berhenti beraktivitas. Insyaallah ada solusi terbaik untuk semua pihak,” kata Yayan.

Pemerintah pun meminta seluruh pelaku usaha menahan diri dan menjaga stabilitas pasar selama Ramadan hingga Idul Fitri. Ketenangan harga dinilai menjadi faktor penting agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman tanpa tekanan lonjakan harga pangan.

Dari sisi pemotong dan pedagang di tingkat hulu, Ketua Umum Jaringan Pemotongan dan Pedagang Daging Indonesia (JAPPDI), Asnawi, menyampaikan bahwa rapat koordinasi bersama pemerintah menghasilkan kesepakatan penting. Kesepakatan tersebut berkaitan dengan pengendalian harga timbang hidup sapi agar stabilitas harga tetap terjaga.

Asnawi menjelaskan harga timbang hidup disepakati berada di kisaran Rp 53.000 – Rp 54.000 per kilogram (kg). Penetapan tersebut bertujuan mencegah lonjakan harga karkas di Rumah Potong Hewan (RPH). “Dengan skema ini, harga karkas dijaga di kisaran Rp 104.000 – Rp 105.000 per kg untuk dua pekan ke depan,” ujarnya.

Menurut Asnawi, implementasi kesepakatan tersebut membutuhkan kolaborasi lintas pihak agar pasar tetap kondusif. Pemerintah disebut akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh kesepakatan dijalankan sesuai dengan komitmen bersama.

Sementara itu, dari kalangan pelaku usaha sapi potong, Direktur Eksekutif Gabungan Pelaku Usaha Peternakan Sapi Potong Indonesia (Gapuspindo), Djoni Liano, menegaskan ketersediaan sapi potong nasional masih dalam kondisi aman. Hal ini tetap terjaga meskipun terdapat tekanan dari pasar global dan fluktuasi nilai tukar.

Djoni memastikan stok sapi potong yang dimiliki para anggota Gapuspindo mencukupi untuk memenuhi peningkatan kebutuhan selama Ramadan hingga Idul Fitri. Dengan kondisi tersebut, ia meminta masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pasokan daging sapi di pasar menjelang hari besar keagamaan.shara

Tag:

Bagikan:

Trending

By Istimewa
Upaya Pengembangan Substitusi SBM dengan Bahan Pakan Lokal  
BRIN
BRIN Perkuat Diplomasi Peternakan di Tiongkok
WhatsApp-Image-2026-01-15-at-12.58.44
Pemerintah Mengalokasikan 4,8 T di Sektor Peternakan Sapi
4186d886-89df-45e7-a483-0e6b667a9ed9
Sikap Permindo di Tengah Ketidakpastian Kebijakan Pakan
b13965ca-8b38-4dfe-a162-681651d161e6
Komitmen Permindo Memperjuangkan Aspirasi Peternak Mandiri
banner2 1
banner6 1
banner1
Scroll to Top

Tingkatkan informasi terkait agribisnis peternakan dan kesehatan hewan. Baca Insight Terbaru di TROBOS Livestock!