Livestock Free Ads
iklan banner website Zhejiang Maret scaled

Manajemen Kualitas Air pada Musim Hujan

Jakarta(TROBOSLIVESTOCK.COM). Manajemen kualitas air menjadi perhatian utama dalam menjaga kesehatan dan produktivitas ternak, khususnya pada musim hujan yang berpotensi meningkatkan risiko kontaminasi. Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Mimbar Trobos Livestock The Series 57 bertajuk “Manajemen Kualitas Air pada Musim Hujan” yang diselenggarakan oleh Trobos Livestock dalam hal ini TComm, Kamis (26/2/2026), secara daring melalui YouTube dan Zoom.

Diskusi menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, yaitu Tri Rahayu Animal Farming Sales Engineer Yuki Water Treatment, Rohmad Anshori peternak layer dan anggota Koperasi Berkah Telur Blitar, serta Danung Nur Adli Dosen Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya. Acara dipandu oleh moderator Rakhmat Ramdan, Pemimpin Redaksi Majalah Trobos Livestock.

Dalam pemaparannya, Tri Rahayu menegaskan bahwa air merupakan komponen nutrisi utama yang memiliki peran sangat vital dalam sistem produksi peternakan, namun seringkali belum mendapatkan perhatian yang sebanding dengan pakan. Ia menjelaskan bahwa konsumsi air ternak yang tinggi menjadikan kualitas air sebagai faktor penentu dalam menjaga kesehatan dan performa ternak secara keseluruhan. Menurutnya, air yang mengandung kontaminan seperti bakteri, zat besi, mangan, maupun partikel tersuspensi dapat berdampak negatif terhadap sistem pencernaan ternak dan pada akhirnya menurunkan produktivitas.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa musim hujan menjadi periode kritis karena terjadi peningkatan potensi kontaminasi akibat masuknya bahan organik, lumpur, dan mikroorganisme dari lingkungan sekitar ke dalam sumber air peternakan. Kondisi ini, menurutnya, dapat menyebabkan kualitas air menjadi tidak stabil dan berisiko terhadap kesehatan ternak apabila tidak dilakukan pengolahan yang tepat.

Tri Rahayu juga menjelaskan bahwa Yuki Water Treatment menghadirkan solusi pengolahan air yang dirancang untuk membantu peternak menjaga kualitas air secara konsisten. Ia menyampaikan bahwa teknologi filtrasi yang tepat dapat membantu mengurangi kandungan kontaminan serta meningkatkan kualitas air yang dikonsumsi ternak, sehingga mendukung performa produksi yang lebih baik.

“Kami di Yuki Water Treatment berkomitmen untuk membantu peternak mendapatkan kualitas air yang sesuai standar melalui sistem pengolahan air yang tepat. Dengan kualitas air yang terjaga, ternak dapat mengonsumsi air dengan lebih baik, metabolisme berjalan optimal, dan pada akhirnya produktivitas dapat meningkat. Pengolahan air bukan hanya solusi teknis, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan usaha peternakan,” ungkapnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Rohmad Anshori sebagai peternak ayam petelur (layer) menyampaikan bahwa pengalaman di lapangan menunjukkan kualitas air memiliki dampak nyata terhadap performa produksi. Ia menjelaskan bahwa perubahan kualitas air, terutama pada musim hujan, dapat memengaruhi konsumsi air ternak dan berdampak langsung pada produktivitas telur.

“Dalam pengalaman kami sebagai peternak, kualitas air sangat berpengaruh terhadap konsumsi air ternak. Ketika kualitas air menurun, konsumsi air juga ikut menurun, dan hal ini berdampak pada penurunan produksi. Oleh karena itu, menjaga kualitas air menjadi bagian penting dalam manajemen peternakan agar performa produksi tetap stabil,” ujar Rohmad.

9ae5ca0c 1028 46bd 8777 97f2396ebba0
Istimewa

Sementara itu, Danung Nur Adli menyoroti pentingnya kualitas air dari perspektif ilmiah dan fisiologis. Ia menjelaskan bahwa air memiliki peran penting dalam berbagai fungsi biologis ternak, termasuk metabolisme, pencernaan, serta pengaturan suhu tubuh. Oleh karena itu, kualitas air harus menjadi bagian integral dari manajemen nutrisi ternak.

“Air berperan penting dalam berbagai proses fisiologis ternak, termasuk membantu proses pencernaan dan metabolisme. Jika kualitas air tidak baik, maka fungsi fisiologis tersebut dapat terganggu, dan hal ini akan berdampak pada performa ternak secara keseluruhan,” jelas Danung.

Ia juga menekankan bahwa pengelolaan kualitas air merupakan langkah preventif yang penting dalam menjaga kesehatan ternak dan meningkatkan efisiensi produksi. Dengan kualitas air yang baik, ternak dapat tumbuh lebih sehat, sehingga mendukung keberhasilan usaha peternakan secara berkelanjutan.

Melalui Mimbar Trobos Livestock The Series 57, sinergi antara industri, praktisi, dan akademisi diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelaku peternakan terhadap pentingnya manajemen kualitas air. Edukasi ini menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan industri peternakan nasional. diana

Tag:

Bagikan:

Trending

By Kementan
Strategi Penguatan Pakan Ayam Petelur
By TROBOS
Harga Pakan Unggas Terpantau Turun
f4bcbd15-ad0c-4da4-9a5a-0dcf8fb6afad
Kementan Lepas Ekspor Produk Unggas ke Tiga Negara
BRIN
BRIN Kembangkan Pengencer Semen Berbasis Nabati
d3943e98-8ea0-45a2-8d19-5078676be123
Pembatasan Impor Saudi, Indonesia Perkuat Biosekuriti
banner2 1
banner6 1
banner1
Scroll to Top

Tingkatkan informasi terkait agribisnis peternakan dan kesehatan hewan. Baca Insight Terbaru di TROBOS Livestock!