Livestock Free Ads
iklan banner website Zhejiang Maret scaled

Pemerintah Larang RPH Naikkan Harga Daging

Jakarta (TROBOSLIVESTOCK.COM). Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan seluruh Rumah Potong Hewan (RPH) dilarang menaikkan harga daging sapi menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026. Penegasan ini disampaikan sebagai bagian dari kesiapan pemerintah menjaga stabilitas pangan nasional pada periode meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Kebijakan tersebut disampaikan di tengah kondisi harga pangan nasional yang dinilai relatif terkendali. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), komponen harga bergejolak (volatile food) secara bulanan mengalami deflasi sebesar 1,96 %, sementara secara tahunan tercatat inflasi sebesar 1,14 %, yang menunjukkan stabilitas harga pangan masih terjaga.

WhatsApp Image 2026 02 06 at 15.46.56
Foto By TROBOS

Pemerintah juga telah menetapkan batas harga sapi siap potong dari feedloter tidak lebih dari Rp 55.000 per kilogram (kg) dan harga terima di RPH maksimal Rp 56.000 per kg. Dengan ketentuan tersebut, para jagal diwajibkan menjaga stabilitas harga karkas agar harga daging sapi di pasar tidak melebihi Rp 130.000 per kg.

“Seluruh RPH tidak boleh menaikkan harga daging. Pemerintah ingin memastikan harga sapi dan daging tetap stabil, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026,” tegas Mentan Amran dalam keterangannya.
Ia menekankan bahwa pemerintah tidak akan menoleransi kenaikan harga yang tidak wajar. Menurutnya, praktik tersebut kerap muncul dengan memanfaatkan momentum meningkatnya permintaan masyarakat pada hari besar keagamaan.

Untuk memastikan kebijakan berjalan efektif, Mentan Amran meminta Satuan Tugas (Satgas) Pangan Mabes Polri bersama instansi terkait melakukan pengawasan dan pemeriksaan ketat. Langkah ini ditujukan khusus kepada RPH yang diduga memainkan harga daging di pasar.

WhatsApp Image 2026 02 06 at 15.46.55 1
Foto By TROBOS

“Satgas Pangan kami minta turun langsung memeriksa RPH yang memainkan harga. Jika ditemukan pelanggaran, akan dilakukan penindakan tegas,” ujarnya.

Selain pengawasan, pemerintah juga melakukan penertiban rantai pasok. Mentan Amran menginstruksikan feedloter agar tidak menyalurkan sapi hidup kepada jagal atau RPH yang tidak patuh terhadap ketentuan harga karkas dan daging.

“Feedloter jangan memasok sapi ke jagal atau pemotong di RPH yang tidak patuh. Ini bentuk penertiban agar stabilisasi harga berjalan efektif,” tambahnya.

Sebagai informasi, BPS mencatat terjadinya deflasi pada Januari 2026, terutama pada komponen harga bergejolak. Kondisi tersebut didorong oleh penurunan harga sejumlah komoditas pangan, seperti telur ayam ras dan cabai merah di beberapa wilayah.

Sementara itu, secara tahunan, beberapa komoditas seperti beras, daging ayam ras, dan bawang merah masih memberikan andil inflasi. Meski demikian, kontribusi tersebut dinilai masih dalam batas wajar dan tidak mengganggu stabilitas harga pangan secara keseluruhan.

Mentan Amran menegaskan bahwa dengan pasokan pangan strategis yang berada dalam kondisi aman, pemerintah berkomitmen menjaga harga tetap terkendali. Upaya ini dilakukan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri 2026 tanpa tekanan lonjakan harga pangan.shara

Tag:

Bagikan:

Trending

By Antara
Prof Akhmad Sodiq Kembali Pimpin Unsoed 2026-2030
By Bella
BRIN & FAO Gelar Konferensi Internasional Keberlanjutan Peternakan  
IMG_8861
Panduan Beternak Layer Cage-Free di Indonesia Resmi Terbit
By Kementan
Pemerintah Bersama HPDKI Perkuat Perlindungan Peternak Domba-Kambing
By Kementan
Strategi Penguatan Pakan Ayam Petelur
banner2 1
banner6 1
banner1
Scroll to Top

Tingkatkan informasi terkait agribisnis peternakan dan kesehatan hewan. Baca Insight Terbaru di TROBOS Livestock!