Jakarta (TROBOSLIVESTOCK.COM). Usai pedagang daging melakukan aksi mogok berjualan, kini dilaporkan resmi berakhir. Pemerintah bersama asosiasi pedagang dan pelaku usaha sepakat untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan daging sapi menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026. Kesepakatan itu dicapai dalam rapat koordinasi yang digelar di Kementerian Pertanian (Kementan) pada Kamis (22/1), yang dihadiri Badan Pangan Nasional (Bapanas), Satgas Pangan, asosiasi pedagang, asosiasi pemotong, feedlotter, hingga pelaku usaha impor sapi bakalan.
Kementan menegaskan bahwa negara tidak akan membiarkan gangguan distribusi maupun praktik spekulasi yang merugikan masyarakat, khususnya menjelang hari besar keagamaan. Pemerintah terus melakukan pemantauan harga, pasokan, dan distribusi secara ketat untuk memastikan kebijakan pangan tetap berpihak pada rakyat, peternak, dan pelaku usaha yang taat aturan. Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa harga timbang hidup sapi di tingkat feedlot sebesar Rp 55.000 per kilogram dan berlaku mulai Kamis (22/1) hingga menjelang Idulfitri, tanpa kenaikan harga.
Ketua Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI), Wahyu Purnama, memastikan seluruh pedagang di bawah naungan APDI kembali berjualan. “Mulai malam Jumat (23/1), pedagang daging kembali beraktivitas dan RPH (rumah potong hewan) siap memotong sapi. Kalau ada yang melanggar, laporkan ke saya dan akan langsung kami teruskan ke pemerintah,” tegas Wahyu.

Hal senada disampaikan Ketua Umum Jaringan Pemotong dan Pedagang Daging Indonesia (JAPPDI), H Asnawi. Ia menegaskan tidak boleh ada lagi aksi mogok berjualan setelah kesepakatan ini. Kalau ada pengusaha feedlot menjual di atas Rp 55.000 per kilogram, silakan laporkan dengan bukti untuk diteruskan ke Menteri Pertanian.
Pemerintah pun memastikan pasokan sapi aman. Kuota impor sapi bakalan sekitar 700 ribu ekor per tahun telah disiapkan dan dialokasikan kepada sekitar 80 perusahaan penggemukan sapi. Selain itu, BUMN Pangan ditugaskan sebagai stabilisator untuk menjaga keseimbangan harga dan pasokan di tingkat konsumen. Pemerintah menegaskan akan terus mengawal agar distribusi berjalan lancar dan masyarakat tidak terbebani lonjakan harga daging sapi menjelang Ramadan dan Lebaran.bella




