Livestock Free Ads
IMG 7184 scaled

Asohi Sumut Gelar Seminar Outlook Peternakan 2026

Medan (TROBOSLIVESTOCK.COM). Untuk pertama kalinya, Asosiasi Obat Hewan Indonesia (Asohi) Sumatera Utara (Sumut) menggelar Seminar Outlook Peternakan pada Selasa (6/1) di Hotel Grand Mercure Medan, Sumatera Utara. Sebagaimana diketahui bersama, setiap akhir/awal tahun Asohi secara rutin menyelenggarakan Seminar Outlook Peternakan khususnya oleh Asohi Pusat (Seminar Nasional Outlook Bisnis Peternakan) dan Outlook Peternakan Jawa Timur (Jatim) oleh Asohi Jawa Timur.

Seminar yang didukung oleh kepengurusan baru Asohi Sumut yang dinakhodai oleh Taviv Ritonga, dengan dukungan dari Asohi Pusat, dihadiri oleh Dinas Peternakan Propinsi Sumut maupun Kodya Medan, Ketua PDHI Sumut, Kepala BVet Medan, Peternak maupun Anggota Asohi Sumut hingga Pekan Baru.

Adapun Asohi Sumut menghadirkan tiga pembicara utama, yakni Ketua Kelompok Substansi Pengawas Obat Hewan Kementerian Pertanian, Arif Wicaksana; Regional Head Sumatera PT CPI, Bambang Sutrasno; dan Ketum Asohi 2025 – 2029, Akhmad Harris Priyadi. Pada seminar outlook Asohi Sumut kali ini antara lain memaparkan dan membahas topik-topik terkait adanya aturan-aturan baru izin berusaha obat hewan, perubahan kebijakan penunjukan PT. Berdikari BUMN sebagai pengimpor Jagung hingga SBM untuk pakan ternak, dimanika sektor kesehatan hewan dengan munculnya kebutuhan segera akan apotek veteriner di setiap provinsi, serta peluang usaha penyediaan obat-obat hewan kesayangan, obat hewan kuda dan obat-obat hewan satwa liar serta imbas penerapan Permenkes Nomor 14 Tahun 2021 tentang Standar Kegiatan Usaha dan Produk pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor Kesehatan kepada para kolega dokter hewan.

WhatsApp Image 2026 01 08 at 11.55.09 1

Terlebih lagi, pasca-bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumut dan Sumatera Barata (Sumbar), tentunya bagi pelaku Industri obat hewan khususnya dan peternakan pada umumnya, Aadalah perlu untuk mengetahui bagaimana tren dinamika bisnis di 2026 ini. Sumut sendiri secara bisnis peternakan unggas nasional, berkontribusi sebesar 20-25 % dari produksi hasil unggas, baik daging dan telur, nasional. Dampak yang segera dirasakan bagi peternakan Sumut di antaranya adalah terkomprominya suplai jagung, mengingat Aceh juga sebagi salah satu penyedia jagung bagi daerah sekitarnya, terutama Sumut. Di sisi lain, terputusnya sarana logistik seperti jalan-jalan utama yang masih tertimbun lumpur, dan jembatan penghubung yang terputus, tentunya berdampak pada pengiriman rutin hasil-hasil produk unggas dari Sumut ke Aceh.

Hal-hal terkait program MBG (makan bergizi gratis), rencana pemerintah di 2026 juga termasuk yang dibahas pada acara ini, khususnya dampaknya bagi peluang pertumbuhan demand daging maupun telur ayam yang sudah dipastikan porsinya pada menu MBG. Jumlah kebutuhan yang perlu diantisipasi bagi pelaku industri peternakan, di mana bisnis obat hewan adalah salah satu pilarnya.

Secara sepintas, masalah seputar AMR (antimicrobial resistance) juga menjadi topik diskusi yang menarik untuk dipahami, juga sebagai edukasi bagi pelaku usaha kesehatan hewan. AMR adalah isu bersama, bukan hanya bagi aspek kesehatan hewan, tetapi juga sudah menjadi agenda utama sektor kesehatan manusia.

Acara seminar outlook tahun ini secara kepanitiaan dipimpin oleh Hakmal Razak, sedang semua pengurus Asohi Sumut terlibat sebagai pelaksananya. Sukses bagi Asohi Sumut yang dengan antusias menyelenggarakan acara outlook peternakan dan tentunya akan disusul dengan kegiatan-kegiatan lainnya yang akan lebih menampilkan kontribusi Asohi sebagai mitra penting pemerintah (Dirjen PKH Kementan), serta mitra bagi organisasi atau asosiasi pemangku kepentingan usaha peternakan dan kesehatan hewan Indonesia (PDHI, GPPU, GPMT, PINSAR, ASPIN, AKADEMISI, KKP, dsb.).

WhatsApp Image 2026 01 08 at 11.55.09 3WhatsApp Image 2026 01 08 at 11.55.09 4

Seminar ini pun dihadiri oleh Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Tingkay I Sumut, yang diwakilkan oleh Tesra; Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Tingkat II Medan, yang diwakilkan oleh Christina Sianturi; Kepala BVet, Arif Hukmi; Ketua PDHI Sumut; anggota Asohi Sumut; perwakilan dari feedmill serta GPPU.

Selain acara seminar outlook peternakan, pada kesempatan yang berebeda, Asohi juga memberikan santunan kepada anggota yang terdampak bencana banjir. Kemudian pada Jumat (2/1), Asohi Sumut membagi-bagikan nasi bungkus dan kain sarung serta biskuit/roti dan perlengkapan kesehatan kepada korban bencana banjir dan longsor di Desa Tanjung Jati Kuala Simpang Kabupaten Aceh Tamiang.bella

Tag:

Bagikan:

Trending

By Istimewa
Upaya Pengembangan Substitusi SBM dengan Bahan Pakan Lokal  
BRIN
BRIN Perkuat Diplomasi Peternakan di Tiongkok
WhatsApp-Image-2026-01-15-at-12.58.44
Pemerintah Mengalokasikan 4,8 T di Sektor Peternakan Sapi
4186d886-89df-45e7-a483-0e6b667a9ed9
Sikap Permindo di Tengah Ketidakpastian Kebijakan Pakan
b13965ca-8b38-4dfe-a162-681651d161e6
Komitmen Permindo Memperjuangkan Aspirasi Peternak Mandiri
banner2 1
banner6 1
banner1
Scroll to Top

Tingkatkan informasi terkait agribisnis peternakan dan kesehatan hewan. Baca Insight Terbaru di TROBOS Livestock!