WhatsApp Image 2026 10 07 at 11.44.04

Pusvetma Jadi Motor Produksi Vaksin Hewan Nasional

Surabaya (TROBOSLIVESTOCK.COM). Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menyampaikan bahwa Balai Besar Veteriner Farma (BBVF) Pusvetma diharapkan dapat berperan sebagai pusat produksi vaksin hewan nasional. Hal itu disampaikan saat kunjungan kerja ke fasilitas tersebut pada Jumat (21/11) untuk memperkuat subsektor peternakan dan mendukung tercapainya swasembada pangan.

Sudaryono menjelaskan bahwa kolaborasi dan komunikasi antarbalai serta lembaga di lingkungan Kementerian Pertanian menjadi faktor utama percepatan kinerja. “Kementan memiliki sumber daya yang luar biasa, balai-balai yang kuat, para ahli yang kompeten. Jika semua saling terhubung, hasilnya akan jauh lebih optimal,” kata dia.

Ia mendorong Pusvetma untuk memperluas kemitraan dengan akademisi dan perguruan tinggi agar riset dan produksi vaksin hewan bisa lebih cepat berkembang. Selain itu, kapasitas produksi vaksin perlu ditingkatkan untuk menjaga stabilitas kesehatan hewan nasional. “Produktivitas vaksin harus terus ditingkatkan. Kalau Pusvetma makin kuat, produksi naik, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) juga ikut meningkat. Ini berdampak langsung pada penguatan subsektor peternakan,” imbuhnya.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda, menyatakan komitmen jajarannya untuk meningkatkan produksi vaksin domestik. Ia menjelaskan bahwa ketersediaan vaksin dalam negeri mendukung kesehatan ternak dan produktivitas subsektor peternakan. “Kami ingin menjadi bagian dari kontribusi dengan memproduksi vaksin berkualitas untuk mendukung program pemerintah. Kesehatan ternak berhubungan langsung dengan produktivitas,” katanya.

WhatsApp Image 2025 11 24 at 13.22.11

Agung menambahkan bahwa produksi vaksin nasional dapat mempercepat penanganan penyakit hewan sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor. Vaksin dianggap sebagai instrumen vital untuk menjaga stabilitas produksi protein hewani dan ketahanan peternakan.

Dalam kunjungannya, Wamentan Sudaryono meninjau fasilitas produksi vaksin dan memberikan apresiasi atas kesiapan Pusvetma mengembangkan berbagai jenis vaksin strategis. Ia menyoroti peran subsektor peternakan yang membutuhkan sistem kesehatan hewan yang kuat untuk mendukung swasembada pangan secara menyeluruh.

“Pusvetma harus terus berinovasi, berdiskusi dengan kampus dan lembaga riset. Jika produksi vaksin meningkat, sektor peternakan kita akan lebih tangguh,” tambahnya.

Kementerian Pertanian menyatakan akan terus mendukung peningkatan kapasitas Pusvetma melalui penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan modernisasi fasilitas. Upaya ini diharapkan memperkuat peran Pusvetma sebagai pilar utama dalam produksi vaksin hewan nasional.shara

 

Tag:

Bagikan:

Trending

d1a2b7ae-33f8-494d-aa96-0006c1756c00
Penyaluran Semen Beku Sapi Gama untuk Perkuat Produktivitas Pasca Bencana
ef121a77-f93c-4f35-b031-44cbcf170e2e
Mentan Surati Kapolri Terkait Pengawasan Jagung Pakan, Daging Ayam & Telur
8028c2f8-6d0b-412d-88fc-471da3d24fa8
ASOHI Gelar “Protein Walk 2026” Dorong Terwujudnya Protein Hewani yang ASUH
WhatsApp-Image-2026-10-22-at-14.17.54
Ribuan Dosis Obat Hewan Didistribusikan Ke Wilayah Terdampak Bencana di Sumatera
6418b3b7-1398-4d17-b1ab-f07fb0fe46bd
Koro Pedang, Alternatif Sumber Protein Bahan Baku Pakan
banner2 1
banner6 1
banner1
Scroll to Top

Tingkatkan informasi terkait agribisnis peternakan dan kesehatan hewan. Baca Insight Terbaru di TROBOS Livestock!